Pages

Let's Talk About K-Pop: First (TVXQ) Concert

Saturday, November 9, 2013

Pengalaman Konser Pertama!

Sebenarnya pengalaman ini sudah hampir setahun yang lalu ketika saya sedang training di Korea. Di sana saya sempat menonton 2 konser k-pop. TVXQ Catch Me in Seoul dan Nongshim Concert. Ya, saya pecinta k-pop sejak tahun 2009. Dan TVXQ adalah salah satu grup favorit saya. So, let's start my journey.

Nongshim Concert

Konser pertama yang saya tonton adalah Nongshim Concert. Sebenarnya acara ini seperti Inkigayo. Hanya saja konser ini dilaksanakan di Seoul's Gymnastic Stadium, bukan di studio SBS. 


Sebenarnya untuk masuk ke acara ini ada dua jalan. Dengan mengikuti undian tiket yang diberikan oleh pihak SBS dan juga melalui fandom. Teman saya, saya ke acara ini bertiga bersama 2 teman saya yang sedang kuliah di Korea, sempat mengikuti undian tiket tapi tidak berhasil. Akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan jalur kedua, yaitu melalui fandom. Jalur fandom ini maksudnya kami harus membuktikan bahwa kami adalah anggota fandom TVXQ alias cassiopeia supaya bisa mendapatkan tiket. Untuk fans Korea sendiri biasanya mereka sudah terdaftar sebagai anggota fandom dan memiliki level di fandom tersebut. Apakah level 1, pemula, atau level tingkat atas. Prioritas utama yang mendapatkan tiket gratis tentu saja fans dengan tingkat tertinggi. Lalu apakabar saya dan teman saya yang tidak terdaftar dalam fandom? Kami masih bisa mendapatkan tiket asalkan kami menunjukkan album terbaru TVXQ. Tapi tentu saja kami akan mendapatkan prioritas terakhir pelayanan. Takut tidak mendapatkan tiket? Jalan satu satunya untuk mengamankan posisi kami dalam pemberian tiket adalah kami harus menjadi yang pertama dalam antrian tiket.

Nongshim Concert diadakan hari Minggu, 11 November 2012, jam 4 sore. Saya berangkat dari Gwangyang, saya training di Gwangyang, ke Seoul hari Sabtu pagi. Saya berangkat pukul 9 pagi dan sampai pukul 1 siang. Saya bertemu teman saya. Makan. Berjalan-jalan dan pukul 11 malam kami ke Seoul's Gymnastic Stadium. Kenapa? Kami harus mengecek medan perang kami besok. Biasanya untuk kami para fans pengejar tiket gratis namun tidak terdaftar sebagai anggota fandom, kami harus mengikuti aturan atau langkah-langkah tertentu. Pertama, kami harus mencari kertas bertuliskan sesuatu yang berhubungan dengan fandom kami. Dalam kasus saya, kami harus mencari kertas bertuliskan TVXQ cassiopeia. Lalu kami harus  berfoto dengan kertas A4 tersebut dan mengirimkan foto ke nomor admin fandom. Selanjutnya, kami akan mendapatkan nomor antrian. Lalu apakah kami bisa tenang setelah mendapatkan nomor antrian? Tidak. Kami harus tetap ikut mengantri karena belum bisa dipastikan nomor antrian kami akan mendapatkan jatah tiket. Jadi kami mengantri mengharapkan nomor antrian di atas-atas kami tidak  jadi datang.

Cerpen: Fangirl

Wednesday, October 16, 2013


Riko menatap gue lembut. Gue tersenyum padanya. Malam ini dia tampak tampan sekali dengan jas semiformal, celana jins dan sepatunya.  Terlihat sekali dari penampilannya bahwa ia sangat menyiapkan diri untuk makan malam kali ini. Dia memesan meja di sebuah restoran mewah. Meja tersebut terletak di beranda restoran. Dari beranda restoran, kami dapat melihat pemandangan malam kota yang dihiasi lampu berwarna-warni. Angin semilir membelai lembut rambut gue. Di atas meja itu terdapat lilin yang semakin menghangatkan suasana malam ini. Tidak mau kalah dengan Riko, gue mengenakan gaun terbaik yang gue punya. Gue menyempatkan diri ke salon terlebih dahulu sebelum Riko menjemput dan memberikan setangkai bunga mawar untuk gue.

Pesona Riko tampaknya tidak hanya diakui oleh gue saja. Berpasang-pasang mata cewek pengunjung restoran ini tak henti-hentinya memandang Riko. Entah sekedar mengerlingkan mata sampai menatap tajam wajah Riko. Seakan tak peduli dengan tatapan-tatapan itu, mata Riko hanya tertuju ke gue. Dia tersenyum. Gue menyunggingkan senyuman terbaik gue. Perlahan tangan Riko meraih tangan gue yang ada di atas meja. Ia mengenggam tangan gue. Sedikit kaget, muka gue memerah. Gue menundukkan kepala, gak sanggup untuk melihat muka Riko. Sedikit berbisik, Riko berkata “Gue sayang lo Re.” Muka gue semakin memerah. Dalam hati gue menjerit kegirangan, ingin rasanya gue berteriak di depan muka Riko “Gue juga Ko, udah lama gue sayang lo. Udah lama gue memuja lo dari kejauhan”. Tapi gue menahannya. Gue mengangkat kepala, sekali lagi tersenyum padanya, membalas genggaman tangannya dan menjawab. “Gue juga sayang lo Ko”. Lalu, Riko tersenyum. Manis sekali. Gue merasa bagaikan di awan. Ini adalah kencan sempurna gue dengan Riko.

***

Random Chat #1

Wednesday, September 11, 2013

Oke. Ini random chat antara saya, surya, dan stepanus. Mereka berdua adalah rekan kerja saya. Percakapan ini terjadi di atas motor di perjalanan pulang dari kantor di jalan penuh debu. Saya menumpang stepanus dan surya sendiri dengan vespanya.

stepanus: sur!!! lo nanti tunggu di sate ya.
Surya: apa?
stepanus: lo nanti tunggu di sate!!!
Surya: apa?
stepanus: LO NANTI TUNGGU DI SATE!!!!
surya:  gue nanti apa?
Saya: (gemas) SUR, KATA STEPANUS LO NANTI TUNGGU DI SATE..
surya: apa? kenapa gue mesti nunggu sate?
saya: (Tertawa) ENGGAK SUR. LO MESTI NUNGGU SATE. eh.. Kenapa gue ikutan elu jadinya sur?
surya: EH KENAPA GUE HARUS NUNGGING DI SATE?
Stepanus: KAGAK SUR.. LO MESTI NUNGGU BIJI SATE..

yah... Jadi begitulah kerandoman 3 orang di jalan..

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS