Saya penyuka Kpop. Saya penikmat atraksi panggung para idol (bintang Kpop biasa dipanggil idol). Musik, dance, aksi panggung, personality dari para idol (paling tidak personality yang mereka tunjukkan di variety show) dan juga (saya tidak akan memungkiri yang satu ini) penampilan/wajah. Sudah cukup lama saya menyukai Kpop dan cukup lama pula saya mengikuti segala macam berita, trend dan informasi mengenai para idol. Dari situlah saya sedikit demi sedikit mengetahui bagaimana perjalanan kesuksesan seorang idol. Walaupun saya tidak benar-benar tahu apa yang terjadi di balik layar, tapi paling tidak saya bisa menangkap bahwa tidak mudah untuk seorang remaja di Korea untuk menjadi seorang idol. Butuh proses yang rumit dan tidak sebentar. Dari hal itulah saya bisa mengambil beberapa pelajaran penting dari poses tersebut. Dan inilah mungkin, yang paling penting yang harus ditangkap oleh kita para fansnya.
1. Nothing is Instant
Kebanyakan idol bukanlah remaja yang ditemukan oleh talent scout di sebuah mall, kemudian dimintai nomor teleponnya dan seminggu kemudian dia sudah berada di layar kaca televisi. Kebanyakan dari mereka harus melalui audisi yang dilakukan oleh agensi. Lolos audisi bukan habis perkara. Dari audisi mereka tidak langsung mendapatkan kontrak. Lolos audisi berarti mereka harus menjalani masa training, yang bisa berlangsung bertahun-tahun. Yang saya tahu ada idol yang hanya menjalani training selama beberapa bulan namun ada juga yang harus menjalani training bertahun-tahun. Kyuhyun (Super Junior) menjalani masa training sekitar 2 bulan. Sedangkan Jo Kwon (2am) harus menjalani masa trainingnya selama 7-8 tahun. Kebanyakan dari mereka memulai masa training ketika masih SD atau SMP. Saya tidak tahu persis kelas-kelas apa saja yang harus mereka ikuti ketika training, yang pasti kelas dance dan menyanyi. Karena proses training yang lama, melelahkan dan sangat menyita waktu, tidak banyak remaja yang lolos audisi menyerah di tahap ini. Seperti yang Yunho (DBSK) kemukakan bahwa dia pernah beberapa kali gonta-ganti grup karena anggota grup banyak yang menyerah dan mengundurkan diri. Setelah menjalani masa training, dan sudah memiliki persiapan yang cukup untuk menjadi idol, maka para remaja ini akan debut di beragam acara musik. Debut lalu menjadi bintang terkenal? Tidak semudah itu.