Pages

Cerpen

Sunday, November 13, 2011

Yaayyyy.... cerpen saya akhirnya masuk Gogirl!!!
Sudah agak lama sebenarnya saya mengirimkan cerpen saya itu ke Gogirl. Awalnya saya pikir cerpen saya tidak akan dimuat. Harapan sudah tidak ada, tiba-tiba hari Jumat kemarin, teman saya mengatakan bahwa cerpen saya ada di Gogirl. Langsung saja saya melihat Gogirl edisi November, dan benar cerpen saya yang judulnya Plaza Widya ada Gogirl. Seneeeengggg banget.

Ini adalah pertama kalinya cerpen saya masuk di majalah. Jujur, ketika saya tahu bahwa cerpen saya dimuat di Gogirl, hal pertama yang terpikir di otak saya adalah betapa senangnya hasil tulisan saya, hasil pemikiran otak saya, cerpen saya akan dibaca oleh banyak orang di seluruh Indonesia. Suatu hal yang luar biasa bukan?

Dari hal tersebutlah saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa saya harus melanjutkan kesukaan menulis cerpen saya. Begitu ada ide langsung ditulis aja. Sudah lama saya tidak menulis lagi. Jangan gampang menyerah kalau cerpen yang dikirimkan tidak dimuat/tidak ada kabar. Buat hal itu menjadi motivasi untuk terus menulis.

Selamat Idul Adha 1432 H

Monday, November 7, 2011

Selama 4 tahun saya kuliah di Bandung, hanya 2 kali saya solat Idul Adha. Eits, jangan salah. Itu bukan karena saya males tapi karena 2 Idul Adha tepat jatuh pada hari di mana saya kedatangan tamu bulanan. Jadilah saya cuma 1 kali solat Id di Bandung, tepatnya di Jalan Dago Timur, dan yang ke-2, saya solat di Bekasi. Deuh, jauh bener. Karena saya males kalau solat dan ber-Idul Adha sendirian di kota Bandung ini, jadilah saya ngungsi ke rumah saudara saya yang ada di Bekasi.

Saya datang ke Bekasi Sabtu siang kemarin naik kereta. Karena kursi eksekutif sudah pada habis (padahal saya belinya dari hari Rabu, jadilah saya naik eksekutif) Sekedar info harga kursi kereta Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta untuk bisnis 45 ribu, sedangkan yang eksekutif harganya 80 ribu. Okelah ini saya sekalian info kereta aja. Jadwal kereta yang dari Bandung ke Jakarta kalau gak salah, ada yang pagi jam 6, jam 9 (2 jam ini saya ragu), trus ada yang jam setengah 12 siang (saya ambil yang ini Sabtu kemarin), jam setengah 2, jam 3, jam setengah 5 sore, sisanya saya gatau. Stasiun pemberhentiannya: Bandung-Cimahi (saya lupa berangkatnya berhenti atau gak, tapi pas pulang dari Bekasi keretanya berhenti di Cimahi)-Purwakarta-Bekasi-Jatinegara-Gambir. Tumben naik kereta eksekutif, ternyata enak juga ya kursi eksekutifnya. Pakai AC, kursinya sendiri (maksudnya bukan kursi panjang, tapi kayak bis), dan yang paling penting, kalau kereta akan berhenti di stasiun, pasti ada pengumumannya. Jadi kita bisa bersiap-siap beberapa menit sebelum turun dan pastinya tidak perlu cemas kelewatan stasiun. 

Pengingat Untuk Saya

Friday, November 4, 2011

Sebenarnya hal-hal kecil seperti yang akan saya ceritakan ini sudah dari dulu saya tahu, saya sadar, tapi kok ya kenapa MALAS banget ngelakuinnya. Tapi baru kemaren saya sadar, terhentak, terpukul (dee... agak sedikit berlebihan ini tampaknya) ketika saya ke tanah abang jakarta, naik kereta dan harus nunggu kereta di stasiun. Menurut saya, jika ingin mengetahui bagaimana kondisi masyarakat suatu kota sesungguhnya, pergilah ke tempat umum seperti terminal, stasiun ataupun pasar tradisional. Dan selama hampir dua jam nunggu di stasiun tanah abang, mata saya jelalatan melihat sekeliling, melihat tingkah polah orang-orang di sana.

Saya selalu sebal jika ada orang yang merokok tanpa peduli orang di sekitarnya. Pernah, saya naik angkot dan angkot tersebut penuh sesak, tiba-tiba ada mas-mas (dari muka dan penampilannya sih kayaknya masih SMA) dengan tenangnya naik dengan rokok masih di mulut. GA DIMATIKAN. Asapnya masih ngepul-ngepul di dalam angkot. Bayangkan saja, di dalam angkot yang kecil yang udah penuh sesak sama orang-orang, asap rokok menyebar di dalam angkot. Ga tahan, akhirnya saya menegur mas-mas tersebut untuk mematikan rokok. Saya ga suka rokok, tapi bukan berarti saya menghakimi semua orang untuk tidak merokok. Saya ga punya masalah dengan perokok (kecuali keluarga saya. saya melarangnya), yang saya harapkan dari perokok adalah lihat keadaan sekitar ketika mau merokok. Kalau memang itu tempat umum dan lagi banyak orang, ya carilah tempat yang memang rada sepi atau memang tempat khusus untuk merokok.

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS